Melihat Potensi Agribisnis Kebun Bibit Pisang Cavendish
![]() |
bibit pisang cavendish super |
Bibit tanaman Unggul - Pisang
cavendish merupakan
salah satu tanaman penghasil buah-buahan unggul yang banyak digemari
masyarakat. bibit pisang cavendish banyak ditanam dan dikembangkan di Daerah Sumatera Utara,
Lampung, Jawa Barat dan Jawa Timur. Pengusahaan perkebunan pisang ini di Indonesia hingga
hari ini sebagian besar
dilakukan dalam bentuk perkebunan rakyat dan sebagian kecil dalam
bentuk instansi perkebunan milik swasta.
Komoditi pisang cavendish ditujukan mengarah untuk pasar
ekspor luar negeri dan kebutuhan dalam negeri. Komoditi pisang cavendish ini diekspor
dalam bentuk buah matang atau olahan bentuk bahan baku lainnya. Sedangkan untuk
kebutuhan industri dalam negeri diproyeksikan kebutuhan ke depan bisa mencapai lebih
dari 300 ton. Peluang pasar komoditi pisang cavendish masih terbuka baik di
dalam maupun luar negeri, karena jumlah permintaan dunia akan buah pisang
cavendish ini masih sangat tinggi.
BACA JUGA : BIBIT PISANG CAVENDISH SUPER
Potensi Ekspor Bibit Pisang Cavendish
Indonesia sebagai salah satu negara pengekspor buah
pisang cavendish ke dunia mengalami perkembangan ekspor dari tahun ke tahun
yang fluktuatif. Hal ini dikarenakan antara lain akibat adanya penanganan produk
pascapanen dan pengelolaan budidaya yang belum memadai.
Melihat potensi pasar, sudah selaiknya jika tanaman bibit
pisang cavendish ini dikembangkan dan diperhatikan secara intensif khususnya
sistem pengolahan, budidaya, penanganan pascapanennya hingga pemasarannya.
Dengan demikian diharapkan peningkatan produksi pisang cavendish
untuk ekspor tidak hanya akan terbatas segi kuantitas, tetapi juga mencakup segi
kualitas dengan nilai bagus. Status perkembangan ekspor buah pisang cavendish
di Indonesia selama ini tidak mengalami kecenderungan (trend) yang tidak
menentu melainkan akan terus mengalami pengingkatan.
BACA JUGA : CARA BUDIDAYA PISANG CAVENDISH
Produk olahan buah pisang cavendish
Pisang cavendish banyak digunakan sebagai bahan pembantu industri
makanan dan pewangi obat-obatan, (flavour and fragrance ingredients).
Industri makanan yang banyak menggunakan pisang cavendish sebagai bahan bakunya
adalah industri biskuit, gula-gula, susu, selay, dan industri es krim.
Industri bahan makanan menggunakan buah pisang cavendish sebagai
penyedap atau penambah cita rasa. Industri farmasi menggunakannya sebagai
pembunuh bakteri dan untuk menutupi bau tidak sedap bahan-bahan lain seperti
obat pembasmi serangga yang diperlukan oleh industri bahan pengawet dan bahan
insektisida.
Alasan Menanam bibit pisang cavendish
Beberapa orang pada lokasi yang berbeda di daerah bantul
yogyakarta telah menanam bibit pisang cavendish. Alasan menanam bibit pisang cavendish
adalah aspek kemudahan dalam pemeliharaan, dan agroklimat yang cocok dan sesuai
dengan kondisi lingkungan.
Diantara mereka yang menaman bibit pisang cavendish
adalah karena hobi atau kesenangan yang dapat mendatangkan penghasilan tambahan.
Di samping itu, tanaman psaing cavendish tidak banyak memerlukan perawatan yang
rumit serta sedikit sekali kena penyakit yang susah untuk diatasi.
Bahkan untuk beberapa pembudidaya pohon pisang cavendish
di Kabupaten bantul sebagian besar tidak tahu bagaimana cara memberi pupuk,
jenis dan jumlah pupuk yang digunakan, waktu pemupukan dilakukan serta tatacara
melakukan pencegahan hama dan penyakit tanaman secara kimiawi. Mereka hanya
menanam dan memberikan pupuk organik berupa pupuk kandang saja.
BACA JUGA : JUAL BIBIT PISANG CAVENDISH JOGJA
Perhatian pemerintah daerah terhadap budidaya pisang cavendish
ini perlu ditingkatkan. Pemerintah melalui Dinas Perkebunan dan Holtikultura
Kabupaten bantul diharapkan lebih memberikan penyuluhan secara langsung kepada petani
tentang teknik penyerbukan atau perkawinan tanaman pisang cavendish.
Selain
itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan pelatihan dan pemberian
bantuan sarana pengolahan untuk mengolah produk buah pisang cavendish guna
meningkatkan pendapatan masyarakat.
by Tabulampot Agro, Yogyakarta, 21-10-2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar